Apakah Anda Orangtua yang Terlalu Protektif ?
Oleh ariesandi | July 4, 2007
Antara menjaga keselamatan anak dan terlalu protektif terdapat batas yang tipis. Orangtua yang berhasil adalah yang tahu kapan harus melangkah mundur dan membiarkan anak terbang begitu dia siap. Di zaman seperti ini, rasanya semakin sulit menjaga anak agar selalu sehat dan selamat. Masih bayi dan berada di rumah sendiri pun sudah sudah dikelilingi berbagai bahaya, dari benda-benda tajam, cat yang mengandung timah, sampai virus-virus misterius penyebab penyakit berbahaya.
Sejalan dengan pertumbuhan anak Anda, rasa cemas Anda juga ikut tumbuh bersamanya. Untuk tumbuh menjadi anak yang sehat sejahtera, anak Anda memerlukan perhatian dan perlindungan. Perhatian dan perlindungan yang berlebihan membuat anak sulit mengembangkan rasa percaya diri dan ketangguhan yang diperlukan di kemudian hari. Karena itu, sebagai orangtua, Anda dituntut untuk menemukan keseimbangan antara tidak melindungi, di mana anak-anak Anda mengalami sesuatu yang sebenarnya mereka belum siap hadapi. Dan terlalu melindungi, menghilangkan kesempatan penting untuk perkembangan dan meruntuhkan kemampuan mereka untuk bernegosiasi dengan tantangan-tantangan kehidupan.
Orangtua Pemicu Konflik Diri Anak ?
Oleh ariesandi | June 30, 2007
Sony sedang bermain bola di halaman. Tiba-tiba ………. pyaarrrrr! Bolanya mengenai pot tanaman mahal dan membuatnya pecah berkeping-keping. Ia sangat ketakutan karena itu adalah pot tanaman kesayangan mamanya. Ia segera menyembunyikan bolanya dan bergegas masuk ke kamar membaca buku.
Tak berapa lama ia mendengar langkah kaki mamanya baru datang dari kantor memasuki rumah sambil berteriak, ”Bibi …….. siapa yang pecahkan pot tanaman di depan?” Bibi pembantu rumah tangga ketakutan melihat pot tanaman tersebut telah pecah berkeping-keping. ”Bibi tidak tahu. Dari tadi Bibi di belakang menyeterika pakaian dan tak mendengar apapun. Maaf Bibi benar-benar tidak tahu hal ini terjadi!”
Orangtua Batu vs Orangtua Air
Oleh ariesandi | June 27, 2007
Pernahkah anda melihat batu ? Bagaimanakah bentuknya ? Bagaimanakah permukaannya? Bagaimanakah kekerasannya ? Bagaimanakah ketahanannya terhadap erosi ? Ya batu mempunyai banyak bentuk. Dan rata-rata permukaannya keras kecuali batu apung. Tetapi sekeras-kerasnya jika batu tersebut terjatuh dan terbentur benda keras lainnya maka batu itu akan terkikis dan jika sering terjatuh atau terbentur maka ia akan mengecil juga.
Demikian juga jika batu tersebut ditetesi air terus menerus maka lambat laun batu tersebut akan lubang juga. Walaupun permukaannya sangat keras namun batu tidak memiliki kelenturan dan sangat mudah tergores ataupun terkikis jika terbentur benda keras lainnya.
Batu juga sulit memindahkan dirinya sendiri kecuali ada energi sangat besar mendorongnya. Batu akan berpindah jika disapu angin ribut ataupun air bah. Perpindahannya akan menimbulkan kesakitan karena batu tersebut akan tercabut dari tempatnya semula dan jatuh terbanting ke tempatnya yang baru. Ia akan terbentur-bentur dan terkikis melewati proses perpindahannya.
Ada 3 Tipe Orangtua : Anda tipe yang mana ?
Oleh ariesandi | June 14, 2007
”Halo, selamat siang Pak. Saya Indri pembaca buku Hypnoparenting. Saya ingin minta waktu Bapak untuk konsultasi tentang masalah anak saya. Apakah Bapak ada waktu?”, demikian suara di seberang telepon. Setelah saya tanyakan apa masalahnya kemudian kami menyepakati jadwal bertemu.
Masalah Irwan, anak Ibu Indri, adalah masalah motivasi belajar. Irwan duduk di kelas dua sekolah dasar. Karena ”malas” belajar maka nilainya jelek dan akhirnya ia jadi minder di hadapan teman-temannya. Tidak berhenti sampai di situ saja. Ia sering berkelahi dengan temannya dan berselisih dengan guru dan orangtuanya. Ibu Indri sering dipanggil oleh guru Irwan dan sang guru sudah angkat tangan terhadap masalah tersebut.
Anak Belajar dari Kehidupan untuk Membentuk Dirinya
Oleh ariesandi | January 29, 2007
Reaksi Anda akan Menentukan Sikap dan Perilaku Anak. Anak merupakan cermin dari perilaku orangtuanya, jadi saat membaca point-point di bawah ini, ingat-ingatlah apakah Anda sebagai orangtua ingin memberikan contoh yang baik atau contoh yang buruk pada anak Anda
- Anda suka mengritik maka anak Anda akan belajar mengutuk dan berkeluh kesah
- Anda suka menciptakan suasana permusuhan maka anak Anda akan belajar berseteru
- Anda suka menakuti maka anak Anda akan belajar hidup prihatin dan tak berani berbuat sesuatu
- Anda suka mengasihani anak maka anak Anda akan belajar mengasihani diri sendiri
- Anda suka mencemooh maka anak akan belajar menjadi pemalu
- Anda suka mencemburui maka anak akan belajar iri hati
- Anda suka mempermalukan anak maka ia akan belajar merasa bersalah
- Anda suka mendorong maka ia akan belajar percaya diri
- Anda suka mentoleransi maka mereka akan belajar sabar
Edukasi Pikiran Bawah Sadar Anak
Oleh ariesandi | January 29, 2007
Kita semua tahu bahwa manusia mempunyai dua macam bentuk pikiran yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar mempunyai fungsi mengidentifikasi informasi yang masuk, membandingkan dengan data yang sudah ada dalam memori kita, menganalisa data yang baru masuk tersebut dan memutuskan data baru akan disimpan, dibuang atau diabaikan sementara.
Sementara itu pikiran bawah sadar yang kapasitasnya jauh lebih besar dari pikiran sadar mempunyai fungsi yang jauh lebih komplek. Semua fungsi organ tubuh kita diatur cara kerjanya dari pikiran bawah sadar. Selain itu nilai-nilai yang kita pegang, sistem kepercayaan dan keyakinan terhadap segala sesuatu juga disimpan di sini. Memori jangka panjang kita juga terdapat dalam pikiran bawah sadar.
Pernahkah anda perhatikan seorang anak kecil yang akan tidur dan selalu mencari bantal ”kumal” kesayangannya ? Darimanakah pikiran ini muncul dalam benaknya ? Siapakah yang mengendalikannya ? Itulah hasil kerja pikiran bawah sadar.
Mama Papaku Mantan Preman ?
Oleh ariesandi | January 29, 2007
Oh Mama………oh Papa
Engkaulah idolaku, tempatku berlindung
Di pelukanmu aku merasa aman dan terlindung
Engkau rawat diriku, engkau berikan aku contoh
dengan semua perkataan dan tindakanmu
Walaupun terkadang ada yang aneh,
ku tak berani mempertanyakannya
Di luaran engkau begitu manis pada setiap orang,
walaupun orang itu berbuat salah,
engkau tersenyum memberikan maaf
”Oh … tak apa, saya bisa mengerti” katamu
Di dalam engkau begitu sadis kepadaku,
”Kenapa kau gambari seprei Mama ?”
”Kenapa kau coret mobil Papa, hah ?”
demikian engkau menghardikku, mengagetkanku
Remuk redam hatiku,
mendengarkan suara yang kuharap manis
memberikan pujian atas gambarku
”Ini baru peringatan”, katamu, dan
tangan kuatmu melayang
Apa daya tubuh mungilku, menahan tamparan dan pukulan,
dari orang yang kuharap dengan sepenuh hati
memberi perlindungan dan kasih sayang
Oh Mama…… oh Papa……
kepada siapa lagi kuberlindung
dan kubanggakan diriku
Seminar 3 Feb 2007 di Novotel Surabaya
Oleh ariesandi | January 9, 2007
Para Orangtua, Inginkah Anda melihat Anak Anda Sukses dan Bahagia ?
Bila YA, maka pelajarilah RAHASIA untuk :
- Membangun kepercayaan diri anak
- Mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai kehidupan yang baik
- Menghilangkan perilaku negatif anak dengan mudah dan cepat.
Untuk mempelajari itu semua, hadiri Seminar HYPNOPARENTING - Rahasia Orangtua Efektif yang Sukses di Karir dan Sukses dalam Mendidik Anak.
Tempat : Hotel Novotel, Jalan Raya Ngagel Surabaya
Tanggal : 3 Febuari 2007
Biaya : Rp 250.000,- per orang (Harga khusus Rp 200.000,- sebelum 15 Jan 2007)
Pembicara : Bapak Ariesandi Setyono C.Ht.
Yang didapat peserta :
- Makalah seminar HypnoParenting
- CD Terapi “Menjadi Orangtua yang Terbaik bagi Anak Anda” (Terbatas 100 orang pertama)
- Materi Follow Up Seminar setiap minggu selama 1 bulan.
Untuk setiap pembelian 5 tiket seminar dapatkan :
« Previous Entries
