« Anak saya sulit konsentrasi ? | Home | Apa arti sesungguhnya FAMILY ? »
Cara Menghadapi Anak Yang Bersifat Kolerik
Oleh Admin | May 23, 2007
Selamat pagi Bp. Aries & Bp.Sukarto
Mau nanya lagi nih, bagaimana menghadapi anak yang bersifat kolerik dg senjata utama menangis atau memukul oleh orangtua yang plegmatis (menghindari konflik). Banyak terima kasih untuk jawabannya yang segera dan yahud.
Salam hangat
Dari.Ag.Surabaya
Topics: Tanya Jawab |


June 12th, 2007 at 9:31 pm
Kita tidak perlu menghadapi anak yang kolerik. Kita hanya perlu memahaminya. Jangan persepsi bahwa dia susah ditaklukkan. Mengenai menangis sebagai senjatanya bila perlu pas saat yang tepat (artinya kita dalam posisi 100% benar) biarkan dia menangis sekuatnya. Bila perlu minta dia menangis lebih keras lagi. Dan katakan bapak akan menunggunya dengan kesabaran (seorang plegmatis).
Setelah itu lain kali jika dia seperti itu lagi katakan “ingat yg kemarin, mau menangis lagi sampai capai, boleh ayo tak temani menangislah yang keras dan lama”
Semoga terpuaskan walau sebenarnya jawaban saya kurang detail karena perlu melihat banyak latar belakang.
salam,
Ariesandi
August 30th, 2007 at 10:06 am
Untuk Pak Ariesandi,
Saya setuju sekali dengan cara bapak, karena saya adalah salah satu tipe kolerik sejati dan cara yang paling ampuh adalah memahaminya dan biarkan seorang anak kolerik mengeluarkan emosinya dengan maksimal dan setelah itu seorang kolerik akan berpikir dengan jernih dan akan meminta maaf kepada orang yang disakitinya apabila dia merasa dirinya bersalah. Lebih baik dipahami daripada ditentang.
Salam,
Angela
December 9th, 2007 at 8:44 pm
anak saya berusia 3 tahun suka menangis keras, lama, guling2 di lantai.. kalau didiamkan malahan muntah. Musti gimana ya? TQ!!