« Anak-anak yang Bingung | Home | Seminar 3 Feb 2007 di Novotel Surabaya »

Apa itu HypnoParenting ?

Oleh ariesandi | October 14, 2006

happykids1.jpgKarena ini adalah newsletter HypnoParenting Anda yang pertama maka hari ini kita mencoba menjelaskan apa itu HypnoParenting. Sehingga tidak timbul perbedaan persepsi tentang ‘makanan’ apa ini ;)

Hypoparenting terdiri dari 2 kata dasar yaitu hypnosis dan parenting. Marilah kita bahas satu persatu secara singkat sehingga makna dari hypnoparenting dapat dimengerti dengan benar. Hipnosis di Indonesia masih dianggap sebagai satu hal yang dipenuhi misteri. Masih banyak yang beranggapan bahwa hypnosis melibatkan kuasa kegelapan, atau suatu bentuk praktek supranatural. Oleh karena itu tidak sedikit juga orang yang percaya bahwa hal yang berbau hipnosis harus dijauhi atau dihindari.

Ada juga yang berpendapat bahwa subyek yang dihipnosis tidak bisa mengontrol pikirannya sendiri dan dalam kondisi yang sepenuhnya tidak sadar. Atau bahkan ada juga yang mengatakan
bahwa kalau sering dihipnosis akan lupa ingatan dan mudah dipengaruhi oleh orang lain, atau bahkan mudah dimasuki ”roh halus”. Baiklah sekarang kita akan membahasnya.

Pertama kali yang perlu diketahui adalah di dunia ini terdapat dua aliran besar hypnosis yaitu aliran Timur dan Barat. Pada aliran Timur memang banyak dijumpai hal-hal yang bersifat mistis atau ”magis”.Sedangkan pada aliran Barat dipengaruhi oleh teori-teori mengenai pikiran dan struktur bahasa. Hypnosis yang akan diulas di sini menganut aliran Barat. Jadi semuanya berdasarkan penelitian ilmiah dari para pakar yang berasal dari dunia kedokteran dan psikologi.

Fenomena hypnosis kita alami setiap hari. Pernakah Anda melihat film yang mengharukan hingga menangis ? Anda larut dalam film itu sehingga seakan-akan menjadi sesuatu yang nyata. Itulah hypnosis. Contoh lainnya adalah bayangkan sebuah jeruk lemon yang sangat segar di depan anda. Bayangkan jeruk tersebut dibelah jadi 2 bagian dan kemudian dikucurkan ke dalam mulut. Bagaimana reaksi tubuh anda ? Adakah pengaruhnya ? Apakah air liur anda menjadi lebih encer ? Jika anda perhatikan jeruknya kan tidak ada, hanya imajinasi saja bukan? Tetapi mengapa tubuh kita bereaksi dengan cara yang sama ketika jeruknya benar-benar ada ? Itulah hypnosis. Otak kita menangkap gambaran mental dari jeruk lemon. Dan ketika kita melakukannya dengan penuh perasaan dan konsentrasi maka otak menganggap hal itu adalah suatu kenyataan dan memerintahkan tubuh untuk bereaksi dengan cara yang sama saat kita dulu berhadapan dengan jeruk lemon yang sesungguhnya.

Satu syarat penting yang harus ada di sini adalah bahwa anda harus pernah punya pengalaman dengan jeruk lemon dulu sebelumnya sehingga bisa membayangkan dengan detail. Jika anda belum pernah melihat jeruk lemon sebelumnya maka sugesti di atas tadi tidak akan berhasil.

Tidak ada hal berunsur ”magis” atau ”mistis” bukan ? Untuk memahami fenomena jeruk lemon di atas maka kita harus mengerti cara kerja pikiran. Apa maksudnya ? Maksudnya kita harus mengerti bagaimana pikiran memproses stimulasi dari luar (dalam hal ini berupa kata-kata ) menjadi suatu gambaran mental berdasarkan informasi yang sudah ada di memori pikiran sebelumnya. Dengan pemahaman di atas maka kita sekarang akan menyadari bahwa semua proses pemasukan informasi ke dalam pikiran adalah suatu proses hypnosis.

Nah sekarang apa itu Parenting ? Parenting adalah segala sesuatu yang berurusan dengan tugas-tugas orangtua dalam mendidik dan membesarkan anak. Tugas kita sebagai orangtua dalam mendidik dan membesarkan anak sebenarnya sangat berat dan penuh liku-liku tantangan. Sayangnya kita hanya berbekal pengalaman sebagai seorang anak yang dulunya dididik dan dibesarkan oleh orangtua kita. Sebagian besar pola asuh dan pola didik orangtua kepada
kita akhirnya mewarnai tugas kita sebagai orangtua.Kita memperlakukan anak kita sebagaimana orangtua memperlakukan kita dulunya. Seharusnya kita harus memperlakukan anak sebagaimana kita dulu ingin diperlakukan oleh orangtua kita. Dengan begitu kita bertindak atas dasar perasaan seorang anak. Bukan atas dasar perasaan kita sebagai orangtua. Karena apa yang kita anggap baik belum tentu seperti yang diinginkan oleh anak kita secara pasti. Dengan kata lain kita bertindak atas dasar persepsi kita sendiri bukan dari persepsi seorang anak.

Oleh karena itu dengan hypnoparenting kita berusaha mempetakan dan membuat sistemasi atas segala hal yang berhubungan dengan tugas kita sebagai orangtua ditinjau dari sudut pandang cara kerja pikiran dan pengaruhnya terhadap masa depan seorang anak. Mengapa kita meninjaunya dari sudut pandang cara kerja pikiran ? Karena segala sesuatu berakar dari pikiran. Manusia, anak-anak sampai dewasa, melakukan segala sesuatu karena punya pikiran. Segala hal tentang teori pertumbuhan dan perkembangan anak tak akan berhasil jika kita gagal memahami cara kerja pikiran. Satu hal sederhana ? Mengapa seorang bayi belajar berjalan ? Karena ia melihat semua orang dewasa di sekitarnya berjalan tegak dengan kedua kakinya. Bukan karena umurnya memang mengijinkan dia untuk berjalan. Jika selama 5 tahun pertama hidupnya bayi hanya melihat orang di sekitarnya merangkak maka ia pasti akan merangkak juga. Tidak akan pernah berjalan tegak. Inilah mekanisme hypnosis yang paling sederhana. Kita telah mempengaruhi seorang bayi dengan contoh nyata bahwa suatu hari ia akan berjalan juga sebagaimana kita orang dewasa. Hal ini ditangkap oleh otak bawah sadarnya dan diproses sampai suatu saat si bayi mulai mencoba untuk berdiri tegak dan berjala. Tetapi karena tulangnya belum kuat maka ia akan terjatuh. Tetapi karena kita sugesti, ”Ayo coba lagi. Berdiri lagi sayang kamu pasti bisa” maka ia akhirnya bisa berjalan. Bayangkan apa yang akan terjadi jika sugestinya, ”Alaaa percuma kamu tidak akan bisa. Sudahlah duduk aja tidak usah berdiri atau berjalan” , apakah si bayi akan bisa berjalan ? Tentu tidak.

Jadi semoga sekarang anda telah mengerti apa itu HypnoParenting dan bagaimana aplikasi sederhananya.
Wish you become the best parents in the world !

Ariesandi & Sukarto


Topics: Artikel |

47 Responses to “Apa itu HypnoParenting ?”

  1. Feisal Idris INDONESIA Says:
    February 21st, 2007 at 7:40 pm

    terima kasih, atas informasi tentang HypnoParenting ini, saya mengetahui lebih lanjut, untuk bekal saya dan istri dalam membimbing dan memahami permasalah sebagai orangtua jg anak.

    Salam

    Feisal Idris

  2. Jefri INDONESIA Says:
    March 9th, 2007 at 3:42 pm

    Terima kasih atas newsletter yang sudah saya terima melalui email.saya sudah membacanya dan saya sangat senang membacanya karena sangat membekali dan memberikan solusi terhadap permasalahan anak selama ini. Terima kasih…

    Salam

    Jefri Theresna

  3. Sukarto INDONESIA Says:
    March 9th, 2007 at 7:17 pm

    Pak Feisal dan Pak Jefri,
    terimakasih atas komentar positifnya. Harapan kami Hypnoparenting akan lebih berkembang di masa depannya, sehingga lebih banyak menyentuh kehidupan banyak keluarga.
    Jangan lupa informasikan news letter gratis ini ke relasi anda.

    Salam Sukses ,

  4. anditaqwa INDONESIA Says:
    April 17th, 2007 at 8:09 pm

    Terimakasih atas emailnya. Mudah-mudahan menjadi pelajaran buat saya dan keluarga.

  5. Tiwuk Wong UNITED STATES Says:
    May 5th, 2007 at 6:07 am

    Wah artikelnya bagus banget. Terima kasih banyak, saya jadi tambah wawasan dari sini. Saya merasa beruntung menemukan situs ini. Terima kasih lagi atas sharing informasinya, semoga situs ini menjadi tempat belajar bagi para orang tua terutama mereka yang baru seperti saya. Dan saya pasti akan merekomendasikan site ini ke teman-teman yang lain. Buat para pendukung situs ini, keep going you guys…

  6. sukarto INDONESIA Says:
    May 5th, 2007 at 7:35 am

    Sama-sama Tiwuk Wong,
    memang keinginan kita agar apa yg kita ketahui dapat bermanfaat bagi banyak orangtua.

    all the best,
    Sukarto

  7. ANDHA INDONESIA Says:
    May 7th, 2007 at 12:54 pm

    yesss… Bagus banget newsletternya. Ini bisa menambah wawasan baru buat membantu perkembangan anak di masa depan. Insya Allah aku akan selalu mengikutinya dan berharap dapat mengubah perilaku / sistem pengajaran kita terhadap anak. Good….

    Best Regards,
    ANDHA

  8. indra yazid INDONESIA Says:
    May 11th, 2007 at 12:04 pm

    yaaaa…. bagus cukup ilmia dan positif, kalau bisa saya terapkan sungguh indah hidup ini dan mohon dukungannya.

    terima kasih ……

    semoga sukses selalu

    indra yazid

  9. sindhi INDONESIA Says:
    May 25th, 2007 at 10:12 pm

    Thx u atas newsletter yang baru saya baca..
    Informasi yang bagus banget, membuka pikiran…
    Mudah-mudahan bisa saya terapkan dalam mendidik serta memahami anak saya…
    Can’t wait to read next newsletter…
    Please send more information for me…
    Thx..

    Regards,
    Sindhi

  10. Amin Syamsuddin INDONESIA Says:
    May 26th, 2007 at 7:50 pm

    Ya bagus buat penyegaran setelah baca bukunya biar nggak mudah lupa , terlebih penting lagi bisa mengoreksi kesalahan proses “parenting” saya selama ini.
    Sukses selalu.

  11. ching shia INDONESIA Says:
    June 13th, 2007 at 12:55 pm

    Sebelumnya makasih banget untuk temenku yang baik hati, yang telah memperkenalkan kepada saya ttg Hypnoparenting ini. Dan thanks juga untuk artikel yang saya terima dan yang dikirimkan pada saya. Saya senang sekali, selain menambah pengetahuan buat saya juga berisi banyak pelajaran kita sebagai orang tua.
    Moga tetap sukses terus.

  12. Taram INDONESIA Says:
    June 27th, 2007 at 5:57 pm

    To. Ariesandi dan Sukarto

    Salam Hormat
    Terima kasih sebelumnya, artikel “Anak2 yang Bingung” menyadarkan kembali akan konsistensi dan kekompakan sikap kedua orang tua terhadap anak.
    Namun tidak bisa dipungkiri adanya perbedaan pandangan antar kedua orang tua, itulah kehidupan yang kadang2 lurus dan kadang berbelok-belok.
    Kondisi tersebut tentunya akan sangat berbengaruh besar terhadap perkebangan jiwa si anak yang masih Balita.
    Pertanyaanya adalah 1) Apakah hal diatas juga sangat berpengaruh terhadap anak2 yang beranjak dewasa. 2) Seandainya perbedaan tindakan / pandang kedua oraang tua tesebut tidak bisa dihindari, apa yang harus dilakukan. 3) Usia berapa, anak harus mandiri. 4) Apa baik buruknya anak yang tinggal di Asrma Pendidikan. 5) Apakah anak yang tertutup dan acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitarnya tergolong anak yang bingung.
    Sekian dahulu Bapak, disampaikan terima kasih.

    dari Taram

  13. ariesandi INDONESIA Says:
    July 3rd, 2007 at 9:09 am

    Pak Taram, ini saya jawab di bawah setiap pertanyaan Anda :

    1) Apakah hal diatas sangat berpengaruh terhadap anak2 yang beranjak dewasa ?
    Jawab : untuk anak yang beranjak dewasa yang terjadi bisa berbeda sedikit, ketika dia melihat ketidakkonsistenan maka yang akan terjadi adalah dia bersikap cuek dan akhirnya acuh. Kemudian hal ini bisa meningkat pada sikap tak respek pada orangtua. Ini terjadi karena si anak sudah mempunyai logika berpikir sendiri.

    2) Seandainya perbedaan tindakan / pandang kedua oraang tua tesebut tidak bisa dihindari, apa yang harus dilakukan ?
    Jawab : yang harus dilakukan adalah menyamakan persepsi sesama pasangan. Kita harus mau menurunkan ego masing-masing untuk berbenah demi masa depan anak.

    3) Usia berapa, anak harus mandiri ?
    Jawab : anak harus mandiri sejak kecil sejak bawah tiga tahun. Tentunya disesuaikan dengan usianya. Misalnya untuk anak usia 3 tahun yang bisa kita harapkan adalah kemandirian mengembalikan mainan pada tempatnya atau meletakkan bantal dan guling pada tempatnya setelah bangun tidur. Kemandirian kecil-kecil yang terus dibina ini akan memantapkan pondasi harga diri yang sehat pada anak. Ingat pula untuk senantiasa memperhatikan tangki cinta si anak . Kami ada jelaskan lebih detail di DVD Tangki Cinta.

    4) Apa baik buruknya anak yang tinggal di Asrma Pendidikan ?
    Jawab : Jika tangki cinta anak penuh maka ia akan merespon positif tujuan dari asrama pendidikan jika tangki cintanya kosong maka ia akan merespon negatif (tidak diinginkan ortu, merasa tidak dibutuhkan dll)

    5) Apakah anak yang tertutup dan acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitarnya tergolong anak yang bingung ?
    Jawab : Belum tentu ada banyak faktor untuk hal ini

    semoga membantu.

  14. Nyoman Saatyagraha INDONESIA Says:
    July 9th, 2007 at 7:08 pm

    Pak Ariesandi, saya sudah baca buku bapak becoming a money magnet dan sekaraang saya sedang baca Hypno Parenting. Saya punya anak umur 13 tahun mau masuk SMP dan 12 tahun mau kelas 6 SD. Anak saya yang pertama sifatnmya keras dan cenderung memberikan perlawanan terhadap orang tuanya kalau dinasehati. Walaupun sudah salah cenderung tidak mau disalahkan. Sampai-sampai mamanya kehilangan akal untuk mendidik dan memberi nasehat. Mungkin bapak bisa memberikan sedikit saran tindakan apa sebaiknya yang harus saya lakukan.
    Untuk gambaran mulai kecil memang sering saya marahi sehingga sekarang umur 13 tahun agak susah dikendalikan. Tolong Pak Ariesandi mungkin bisa memberi saran kepada saya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak.
    Nyoman Satyagraha Sidoarjo.

  15. Aji Widiarto Suteja INDONESIA Says:
    July 14th, 2007 at 1:48 am

    Pak Ariesandi yang luar biasa… terima kasih atas Newsletternya,saya adalah salah satu peserta Super camp BMM-7 yang bbrp waktu lalu diadakan di Hotel singgasana,walau belum ada perubahan secara nyata khususnya dalam hal finansial,tapi saya merasakan ada sesuatu dalam diri(pikiran) saya yg terus bereaksi tanpa henti dengan penuh semangat dan optimisme,saya masih belum selesai merangkum ringkasan inti dari workshop tsb,namun telah mulai menjalankan beberapa tugas ‘tantangan 30 hari’salah satunya menceritakan/menyampaikan kepa da sebanyak mungkin orang setiap harinya rata-2 sejak selesai workshop tsb setiap hari saya menyam
    paikan kepada minimal 5 orang,malah dihari perta
    ma dan ketiga saya menyampaikannya kepada kurang lebih 25 orang dan responnya benar-2 amat sangat luar biasa…beberapa diantaranya malah langsung
    membeli buku BMM. Maaf kalau saya sedikit menceri
    takan tentang BMM disini…mumpung nulis,haha..
    Nah sekarang berkenaan dengan Hypnoparenting,saya ingin tanyakan beberapa hal berikut ini :
    1.Dalam setiap kesempatan saya selalu menceritakan
    tentang Hypnoparenting kepada teman-2 saya dan
    rata-2 mereka tertarik dan ingin mengetahui le
    bih jauh,pertnyaan saya :Bagaimana,dimana dan
    kapan saja kami dapat mendapat penjelasan seleng
    kapnya tentang hal itu.
    2.Masih perkaitan dengan anak-2,saya dan juga bebe
    rapa teman ingin tau lebih detail lagi tentang
    matemagic,bagaimana ?
    3.Saya lihat di web anda tentang beberapa VCD ten
    tang pendidikan anak dsb,bagaimana dan dimana
    bisa mendapatkannya? Mohon tentang hal ini dapat
    secepatnya saya dapat informasi,karena saya
    ingin membeli segera untuk memberikan kado kpd
    relasi yang baru melahirkan (kira-2 VCD yang
    mana paling tepat)

    Demikian surat saya pak,salam untuk pak Adi dan
    salam kenal untuk pak Sukarto. Terimakasih.

  16. sukarto INDONESIA Says:
    July 14th, 2007 at 10:01 am

    Pak Aji yang luar biasa,
    sedang mengalami penyusunan kembali program bawah sadar ya pak :) sehingga makin hari segala sesuatu menjadi makin baik.

    Saya jawab ttg pertanyaan hypnoparentingnya. Untuk produk DVD & CD yang dapat dibeli secara umum, bisa kunjungi lihat di Daftar Produk. Sedangkan untuk pendidikan ke orangtua, bisa lihat di Program Parents Club ini.

    Untuk mathemagics, bisa lihat di websitenya.

    Semoga jawaban ini dapat membantu pak Aji.
    salam sukses

  17. ariesandi INDONESIA Says:
    July 16th, 2007 at 8:39 pm

    Halo P Aji,
    Penjelasan tentang Hypnoparenting tentu saja bisa didapatkan di website hypnoparenting.com yang bisa diklik kapan saja.
    Juga ada program afiliasi untuk memasarkan produk2 Hypnoparenting. silakan email ke cs@hypnoparenting.com untuk keterangan lebih lanjut.
    Mengenai Mathemagics, bisa baca buku Mathemagics yang saya tulis. Jika ingin info tentang kursus Mathemagics bisa telp ke 031-5632798
    salam hangat selalu

  18. Aji W.Suteja INDONESIA Says:
    July 16th, 2007 at 11:21 pm

    Halo Pak Sukarto dan pak Aries,

    Terimakasih atas jawaban dan infonya.
    Untuk pak Sukarto,iya pak rasanya saya sedang mengalami hal itu.Mengenai DVD/VCD saya akan mencari dan membelinya di TB Gramedia.
    Untuk pak Aries,saya akan segera menghubungi untuk pendaftaran kursus dan juga kirim email untuk mendapat penjelasan lebih detail tentang Program Afiliasi pemasran produk-2 Hypnoparenting.

    Salam Hangat dan sukses selalu

  19. ariesandi INDONESIA Says:
    July 18th, 2007 at 5:00 pm

    Halo Pak Nyoman yang perhatian banget ama anak,
    Kasus Bapak dialami oleh banyak orangtua. Setelah semuanya terjadi barulah kita menyadari apa yang telah kita lakukan pada anak. Saya hanya bisa menyarankan untuk mengubah pendekatan pada anak, terutama cara kita berkomunikasi dan bersikap terhadap mereka. Ketika sikap dan cara kita berkomunikasi terhadap mereka berubah maka mereka akan meresponnya dengan berbeda dan jika ini terjadi berulangkali maka akan terbentuk habit baru. Hal ini kami bahas detail dalam materi membership di bulan ke 5 sampai 8.
    Salam hangat selalu.

  20. Fenny INDONESIA Says:
    July 31st, 2007 at 9:59 am

    Wow, rasanya saya ketinggalan karena baru tahu tentang hipnoparenting, saya tahu hal ini karena melihat brosur yang diberikan. Rasanya jadi ingin mendapat lanjutannya secepatnya. Tapi sayangnya anak saya sudah besar2 paling kecil SMA 1 dan 2 lagi sudah di Universitas. Apakah pendekatan dengan hipnoparenting masih cocok buat mereka ? Mungkin setelah baca semua, apa saran bapak untuk anak2 yg telah dewasa ? Terima kasih banyak. Semoga pengetahuan yg bapak2 berikatan kepada orang akan menjadi berkat bagi mereka yg membaca. Tuhan membalas segala kebaikkan bapak.

    Shallom : Fenny

  21. Ria Bhirawa INDONESIA Says:
    July 31st, 2007 at 3:48 pm

    Pak Ariesandi Yth,
    Saya dan suami peserta Super Camp BMM 7 di Ciloto 27-29 Juli 07 kemarin. Pada saat SC itu saya baru kenal pak Ariesandi dan HypnoParenting nya. Terus terang, sebelumnya saya tidak tahu apa itu HypnoParenting, kecuali saya concern sekali dengan pendidikan anak2 saya, bukan saja pendidikan disekolah tetapi lebih kepada pendidikan mental anak2. Anak saya 2 orang putri, yg sulung 11 thn dan adiknya 8 thn, Anak saya yg sulung memasuki masa puber nya dan sebagai seorang ibu saya sering merasa kewalahan dgn sikap anak saya itu. Dengan membaca buku HypnoParenting saya semakin ingin belajar untuk menjadi orangtua yg lebih baik lagi untuk kedua putri saya itu dan saya bersyukur karena tidak terlambat mengenal HypnoParenting. Terima kasih untuk newsletter nya dan sampai bertemu di workshop HypnoParenting 1 September 2007 di Jakarta. Regards, Ria.

  22. novi damaryanto INDONESIA Says:
    August 14th, 2007 at 3:34 am

    kepada yth bpk ariesandi dan sukarto atas penjelasannya tentang hypnoparenting benar sangat berguna bagi saya ,dan saya benar2 salut untuk anda2 semua yang benar2 memperhatikan mutu dan kualitas generasi mendatang. sekali lagi saya ucapkan banyak2 terima kasih

  23. Dian INDONESIA Says:
    August 30th, 2007 at 11:37 am

    Trims bgt buat info hypno parentingnya, info ini sgt berguna buat kami…

  24. Susanti Widjaja INDONESIA Says:
    September 2nd, 2007 at 6:08 pm

    Hallo Pak Ariesandi dan Sukarto Seminar tgl 1 Sept kemarin memang luar biasa, dan saya nyakin apa yang bapak katakan dapat merubah sifat2 negatif dari ke-2 anak kami.

  25. widya dewi triyanti INDONESIA Says:
    September 3rd, 2007 at 3:22 pm

    Setelah saya baca website ini saya benar2 merasa tergugah. Artikel2 yang ada benar2 bisa membuat kita para orangtua yang masih dalam proses “belajar” menjadi ortu dengan metoda trial and error jadi bisa menggali ilmu menjadi ortu dengan baik. Anak saya yang pertama berumur 4 tahun,baru saja punya adik sekarang umur 4 bulan. Sejak punya adik si kakak menjadi bermasalah dengan sekolah (nggak mau masuk kalo dianter sama ortu,jadinya ikut jemputan), dan juga bermasalah jika berada di keramaian menjadi sangat pemalu, menjadi pembangkang, suka gigit jari dan marah2…terkadang kalau saya sedang tidak sabar akhirnya suka emosional dalam menghadapi anak saya itu. Saya pengen belajar banyak tentang hypnoparenting ini sehingga saya bisa lebih sukses dalam mendidik anak2 saya termasuk mungkin harus mencari tau dulu apa kira2 bahasa cinta anak saya.
    Salut buat Pak Ariesandi dan Sukarto.

  26. ariesandi INDONESIA Says:
    September 5th, 2007 at 5:32 am

    Dear Ibu Widya,
    Permasalahan yang Ibu hadapi banyak juga dihadapi para orangtua yang lain. Hal ini bisa terjadi karena kurang mulusnya persiapan mental untuk sang kakak. akhirnya ia merasa perhatiannya direbut oleh adiknya. Ia tidak merasakan lagi seperti yang ia rasakan dulu. apalagi jika kita tidak mengerti bagaimana mengisi kembali tangki cintanya yang kosong maka ia akan “bermasalah”. Setiap anak pada dasarnya mempunyai perilaku yang baik. Namun jika tangki cintanya kosong maka ia berusaha memberitahu orangtuanya dengan tindakannya. Sayangnya tindakan ini bagi kita,orangtua, disalahartikan sebagai “kenakalan”. Susah diatur, rewel, de-motivasi, dan lainnya. Bagi si anak ini tak lebih sebuah jeritan hati “saya perlu perhatian Mama/Papa!”
    Cobalah luangkan waktu khusus berdua saja dengan sang kakak 2 hari sekali selama 1-2 jam untuk melakukan sebuah aktivitas, membacakan cerita, bermain, jalan-jalan atau apapun. Lakukan juga lebih banyak sentuhan fisik untuknya, belaian di kepala, elusan di pundah ketika bicara dengannya ataupun pelukan.
    Informasi detail bisa didapatkan di DVD Tangki Cinta.
    Salam hangat dari team Hypnoparenting

  27. widya dewi triyanti INDONESIA Says:
    September 5th, 2007 at 2:18 pm

    Dear Pak Ariesandi,
    Terima kasih atas masukannya yang sangat berarti buat saya.
    Btw,saya kemarin nonton good morning di trans tv disitu bapak menjelaskan tentang hypnosleep. Bisa tidak ya saya mendapatkan informasi lebih detail tentang hypnosleep itu? Saya pgn mencobanya.
    DAn bagaimana cara mendapatkan DVD Tangki Cinta?
    Thx

  28. ariesandi INDONESIA Says:
    September 5th, 2007 at 4:41 pm

    Dear Ibu Widya,
    Tentang Hypnosleep, bisa dibaca detailnya di buku Hypnoparenting yang telah saya tulis dan diterbitkan Gramedia. Bisa didapatkan di Gramedia.
    Untuk mendapatkan DVD Tangki Cinta Ibu bisa kirim email ke cs@sekolahorangtua.com sehingga bisa ditindaklanjuti.
    Salam hangat dari team SekolahOrangtua

  29. nesia INDONESIA Says:
    September 8th, 2007 at 10:00 am

    Sebelum sy join di parents club,sy ada beberapa pertanyaan,
    1.Apakah dng hanya dikirimi DVD atau CD dan Buletin setiap bulannya,sy dapat belajar sendiri dengan efektif?
    2.Apakah sy bisa memilih topik paket Dvd atau CD yg anda kirim atau topik sudah ditentukan dari anda?
    3.Apakah CD menjadi orang tua terbaik bagi anak anda,DVD tangki cinta anak dan DVD rahasia orangtua efektif yg profesional dlm mendidik anak,sudah termasuk dalam paket di parents club?Jadi sy tidak perlu lagi membeli secara terpisah.
    4.Apakah beli buku karangan anda di toko buku mis Gramedia,akan mendapatkan disc 20%?dengan menunjukan apa?
    5.Jika sy hanya ingin menjadi member,tanpa ikut seminar yg anda adakan,karena keterbatasan dana,apakah sy akan tertinggal informasi terkini?
    6.Dengan menjadi anggota di parents club,apakah ditentukan tanggal disetiap bulannya,sy diharuskan mentrasfer biaya keanggotaan sy dan bagaimana jika sy ingin berhenti menjadi anggota?
    Maaf nih,pertanyaan sy terlalu banyak.Tolong Pak Ariesandi menjawabnya.Terima kasih banyak.

  30. nevi INDONESIA Says:
    September 10th, 2007 at 3:11 pm

    sy mempunyai 2 org anak yg msh kecil, yg tertua duduk di bangku sekolah dasar kls IV, sedangkan yg bungsu msh di playgroup, dgn adanya hypnoparenting ini, sy rasa sangat membantu di dalam hal mendidik anak2 saya,sy punya problem dgn anak yg tertua,yg ada di pikiran hy duit melulu….tp ketika diminta u/belajar minta ampun susahnya,kalo sdh belajar dia bs hapal pelajarannya,tp begitu sehari aja gak belajar….mk habislah,itu yg kadang2 membuat sy emosi, anak sy dasarnya pintar..mungkin barangkali ada solusinya.

  31. Sukarto INDONESIA Says:
    September 11th, 2007 at 8:27 am

    Bu Nesia,
    saya menjawab tentang pertanyaan tentang Parents Club.
    1. Kami mengirim CD dan DVD untuk materi pembelajaran sehingga suami istri bisa belajar bersama. Dan bila ada hal yang kurang jelas, kami menyediakan prioritas untuk bertanya bagi para anggota melalui email / fax.

    2. Materi pembelajaran ini sudah disusun menjadi sebuah kurikulum sehingga tidak dapat dipilih materi yang diinginkan.

    3. Untuk saat ini pendaftaran baru anggota Parents Club mendapatkan DVD tangki cinta anak dan DVD rahasia orangtua efektif yg profesional dlm mendidik anak. Tetapi CD menjadi orangtua terbaik, tidak termasuk dalam bagian materi Parents Club.

    4. Diskon buku 20% ini hanya bisa diberikan untuk pembelian buku ke kami langsung, bukan di TB Gramedia. Tetapi ongkos kirim ditanggung oleh anggota.

    5. Materi Parents Club telah kami susun agar seseorang bisa mendapatkan seluruh manfaat tanpa harus menghadiri seminar. Dari awal, kami memikirkan bagaimana cara agar orangtua di seluruh indonesia bisa mendapat manfaat. Sedangkan seminar, umumnya hanya diadakan di kota besar tertentu saja. Kalau boleh tahu, bu Nesia tinggal di kota apa ?

    6. Ibu Nesia bisa ikut yang bulanan atau yg 6 bulanan. Bila yang bulanan, berarti setiap tanggal 20, sudah perlu melunasi biaya bulan berikutnya. Saran kami ibu Nesia bisa ikuti yang 6 bulan karena lebih murah dari sisi biaya per bulannya. Bila ibu tidak membayar biayanya, otomatis keanggotaan tidak diperpanjang.

    Semoga jawaban saya di atas dapat membantu ibu.

    terima kasih.

  32. fatchul arif JAPAN Says:
    September 11th, 2007 at 9:35 am

    Terimakasih atas penjelasannya sehingga membuat saya mlebih mengerti cara mendidik anak. ini juga karena saya baru tahu tentang hypno minggu kemarin.mungkin kalo boleh saya mau mengajukan pertanyaan terkait dengan anak saya.
    saya mempunyai anak umur 3,5Th yang mungkin mempunyaiperilaku sangat nakal/bandel dan susah untuk di bilangin kecuali dengan nada keras padahal saya tahu hal itu sangat tidak bagus untuk perkembangan dia dan bahkan akhir2 ini dia cenderung nakal dan dalam belajarnya itu agak lamban aku jadi bingung karena kalo nggak dikeras di bandelnya minta ampun dan sering bikin anak tetangga nangis kita kan malu takut kalo dibilang gak bisa mendidik anak saya minta tolong untuk sarannya
    Terimakasih

  33. ariesandi INDONESIA Says:
    September 12th, 2007 at 12:07 am

    Dear Fatchul Arif,
    Menasehati anak sebaiknya dengan nada datar dan suara pelan. Bagi bawah sadar anak ini diterima sebagai suatu masukan positif bukan suatu ancaman. Jika kita menasihati anak dengan bentakan maka semakin lama kita akan membentaknya dengan semakin keras karena dosis yang diperlukan meningkat terus. Jika dengan nanti bentakannya sudah sangat keras dan tidak mempan maka anda akan tergoda untuk memukulnya. Dari pukulan ringan hingga meningkat menjadi pukulan keras. Akhirnya terbentuk sasana tinju di rumah anda.
    Untuk itulah SekolahOrangtua.com dengan Parents Club nya hadir di tengah kita. Yaitu untuk memberi pendidikan pada orangtua tentang cara mendidik anak yang tepat.
    Keep in touch with us.
    Salam hangat dari team SekolahOrangtua

  34. ariesandi INDONESIA Says:
    September 12th, 2007 at 12:16 am

    dear Nevi,
    Masalah belajar pada melibatkan unsur yang kompleks. Tidak bisa hanya dilihat dari segi anak saja. Kita harus mempertimbangkan apakah lingkungan mendukung dia untuk suka belajar, apakah jika dia lagi malas dia mendapatkan dukungan untuk mengatasi masalah tersebut atau malah didamprat karena malas tanpa dibantu mengenali sebabnya, apakah orangtua memberikan teladan seperti yang diharapkan, apakah anak dibantu untuk menyukai belajar dengan cara yang menyenangkan, apakah anak dibantu menemukan kesenangan dalam belajar sesuai dengan cara pikirnya atau orangtua hanya memasrahkan dan berharap agar anaknya menemukan kesenangan karena kita memang juga tidak tahu kesenangan dalam mempelajari hal itu apa.
    Jadi dalam hal ini saya tidak dapat memberikan saran yang spesifik karena latar belakang permasalahan ini bisa bermacam-macam.
    Penyelesaian masalah dengan hypnosis (membisikkan kata-kata sugesti agar ia suka belajar) tidak menyelesaikan akar masalah. Namun cara ini bisa dicoba. Kami membahas dengan detail sekali masalah sugesti dan komunikasi dalam materi Parents Club bulan ke 4, 5 dan 6. Hal ini akan sangat panjang sekali dijelaskan lewat email karena membutuhkan waktu bicara sekitar 5 jam.
    Yang bisa dilakukan untuk masalah ini adalah coba refleksi diri sendiri. apakah persepsi kita tentang belajar, mengasuh anak dan mendidiknya? Apakah pendekatan kita padanya sudah tepat? Apakah cara kita mendekati anak sdh tepat ?
    Semoga saran yang sifatnya universal ini cukup membuka wawasan.
    salam hangat dari team sekolahorangtua.com

  35. galih REPUBLIC OF KOREA Says:
    September 12th, 2007 at 4:42 am

    Saat ini saya tengah gencar-gencarnya mencari tahu lebih banyak informasi mengenai pengasuhan anak. Maklumlah lagi punya anak pertama umur 3 tahun & mengingat lokasi kerja yang jauh dari tanah air jadinya perihal pengasuhan secara langsung kami serahkan pada budenya sianak soalnya siibunya juga bekerja, susah ya? Itulah keadaannya. Penyampaian ide & hal-hal menyangkut: stimulasi, nutrisi, pendidikan, dsb terpaksa via e-mail & telepon, anda bisa bayangkan? Sebagai pemerhati dapatkah saudara memberikan masukannya. Terima kasih.

  36. Yoga INDONESIA Says:
    September 12th, 2007 at 10:56 am

    hypnoparenting menurut saya merupakan trobosan yang baik sekali untuk mendidik anak menjadi lebih baik tapi kesemuanya itu harus ada dukungan dari peran orang tua.
    Saya tau hypnoparenting ini dari salah satu acara TV swasta dan saya penasaran mengenai hal tsb.
    Ada pertanyaan yang mengganjal di benak saya
    - Seberapa jauh keberhasilan hypnosis (membisikkan kata-kata sugesti agar ia suka belajar) tersebut pada anak ?
    - Untuk hypnosis (membisikkan kata-kata sugesti agar ia suka belajar)dilakukan berapa kali atau berapa bulan untuk melihat keberhasilannya ?
    - Apakah ini bisa dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan anak pelupa ?
    Itu saja dulu pertanyaan yang saya tanyakan.
    terima kasih atas jawabannya .

  37. hendriyansyah INDONESIA Says:
    September 27th, 2007 at 11:16 am

    Dear Pak Ariesandi & Pak Sukarto,
    Salam dan hormat saya ucapkan ke Bapak berdua, dan yang mengelola newsletter hypnoparenting. Dan terimakasih karena telah mengirimkan media tersebut ke saya. InsyaAllah dengan bertambahnya informasi dari newsletter tersebut, Saya pribadi dapat mendidik anak saya menjadi lebih baik dari hari kehari.
    Ada hal yang ingin saya tanyakan, Apakah di newsletter tersebut ada metode untuk pemula bagaimana cara menghipnotis anak menjadi lebih baik???
    Ths atas informasi nya.

    Hendriyansyah

  38. Ratih Aprilianti INDONESIA Says:
    October 1st, 2007 at 10:18 am

    Pak Ariesandi & Pak Sukarto.

    Terimakasih atas newsletter-nya. Sekarang mata saya mulai terbuka dengan adanya contoh2 kecil yang bapak ungkapkan dalam nesletter.

    Saya akan mulai mempraktekan pada keponakan yang saat ini saat ini tinggal dirumah untuk sementara.

    Salam,
    Ratih Aprilianti

  39. Ahmad Sopan S INDONESIA Says:
    October 10th, 2007 at 4:53 pm

    Terima kasih atas penjelesannya, karena keterbatasan Online sekiranya untuk penjelasannya jangan panjang lebar kalau bisa intisarinya saja.

    salam
    ~::asopans::~

  40. rina INDONESIA Says:
    October 27th, 2007 at 5:39 pm

    Penjelasan dan informasi yang kami dapatkan sangat membantu kami mendidik dua anak kami yang memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dan kami berdua merasa sangat bersyukur, karena hypnoparenting tiba di kehidupan kami tepat pada waktunya. Terimakasih banyak Mas Ariesandi dan Mas Sukarto. Sukses selalu.

    Salam,

    Iust-Rina

  41. Umi Rusmiyati INDONESIA Says:
    November 2nd, 2007 at 2:38 pm

    Dear Pak Ariesandi Pak Sukarto

    Terima kasih banyak atas info hypnoparentingnya, sebelumnya saya dapat emalai dari teman Jakarta, nah saya bersama-sama teman kantor surprise atas hadirnya hypnoparenting ini. Saya sedang berburu DVDnya di gramedia.

    Terima kasih….

    wassalam
    anti

  42. Anton Susilo INDONESIA Says:
    November 26th, 2007 at 7:56 am

    Terima kasih atas penjelasana mengenai hynoparenting ini. Saya sangat berharap untuk dapat mengikuti acara atau pun seminar yang akan diadakan oleh Hynoparenting Group ini. Namun ada sedikit catatan kalo bisa di Jakarta saja karena cukup dekat dengan saya dan istri saya. Terima kasih.

  43. Lia Nurhajati INDONESIA Says:
    December 19th, 2007 at 11:09 am

    Salam kenal, saya sangat terkesan oleh penjelasan bapak di CD dan DVD, selama ini saya sudah menerapkan cara yang salah dalam mengarahkan anak anak saya. Selama ini saya merasa lebih banyak membawa emosinya dari pada happynya.Sehingga apa yang saya dapati di anak saya adalah karakter pemarah, putus asa, dan suka menangis bila mengnginginkan sesuatu yang harus memakai usaha lebih besar. Di tambah lagi dengan persepsi saya tentang sekolah dan belajar akan membuat kamu lebih pintar dan naik kelas, sehingga disaat dia bosan belajar, saya jadi gusar, dan cara ini juga dipakai dia bila dia menginginkan sesuatu, (kebetulan anak saya usia 8th laki, bicaranya ga jelas dan suka ga nyambung, jadi perlu konsentrasi untuk mendengarkan maunya dia)dan disaat orang lain tidak bisa mengerti, dia menjadi cepat gusar dan geram. BTW apakah semua ini masih ada harapan, meskipun memang saya tahu itu butuh waktu dan pengorbanan saya. Saya juga ada kendala lain bila hal ini tidak disertai usaha yang didukung suami, apakah hal ini ada kemungkinan bisa jalan? Bagaimana mengkomunikasikan hal ini dengan pasangan supaya bisa tergerak untuk melakukan usaha ini bersama sama, tapi dari keinginan dia sendiri bukan dari saya. Saya benar benar merasa betapa pentingnya memahami tehnik berkomunikasi yang benar. Masih banyak yang ingin saya tanyakan. mungkin sambil saya praktek dari cara bapak satu persatu dulu, terimakasih.

  44. Gatut INDONESIA Says:
    January 3rd, 2008 at 11:22 pm

    Salam kenal!
    Saya tertarik dengan konsep pemikirannya!Emang ada dvd-nya? dan.. saya tunggu edisi news letter berikutnya “anak -anak yang bingung?”

  45. ariesandi INDONESIA Says:
    January 4th, 2008 at 9:58 am

    dear pak gatut,
    memang sudah ada dvdnya yang direkam saat seminar selama 3 jam.
    silakan email cs@sekolahorangtua.com untuk informasi lebih jelas
    salam hangat dari team sekolahorangtua.com

  46. ghoni INDONESIA Says:
    January 5th, 2008 at 2:39 pm

    saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada pak aris dan pak karto,atas ilmu yg diberikan,saya sdh baca bukunya,saya sdh baca artikel diwebsite,dan kemudian saya terapkan pada anak2 saya,Subhaanallah,ada perubahan yg menurut saya sangat significan,kini saya gak perlu stres dan marah2 lagi ngadepin mereka,gak ada pukulan gak ada teriakan2 lagi.dan saya baru sadar ternyata mereka adalah anak2 yg manis ga nakal ga bandel seperti yg selama ini saya persepsikan.terima kasih ya Allah atas anugerh ini.hai para orang tua sadarlah anak adalah titipan Allah,jangan sia-siakan,dan praktekan apa yg pak aries dan pak karto ajarkan,InsyaAllah kita akan jadi orang tua yg amanah dan sukses.

  47. Lia INDONESIA Says:
    January 21st, 2008 at 9:06 am

    Saya sudah terima email mengenai penjelasan Hypnoparenting…ada hal yang sangat saya setujui..bahwa sebenarnya saat mendidik dan membesarkan anak seringkali orang tua menerapkan pola asuh yang mereka dapat dari pengalaman sewaktu menjadi anak…untung buat anak dari generasi terakhir bila pola asuhnya baik…tapi jika tidak…(dimana orang tua sendiri sebenarnya menyatakan kurang suka…namun tanpa sadar menerapkannya)…maka anak hanya seperti tempat pelampiasan perasaan yang sudah lama tertahan…
    Sayang sekali para orang tua sekarang tidak banyak yang mau belajar mengenai cara mendidik anak yang efektif atau yang sesuai dengan filosi tugas orang tua sebagai pendidik dan orang yang membesarkan anak dengan cinta…..
    Saya rasa dengan adanya info-info dari pak Aris & pak Karto….para orang tua jadi lebih hebat dalam membesarkan anak-anaknya…sehingga menciptakan anak-anak yang penuh semangat dan berbudi pekerti ….=))